Amirul Mukminin Penikmat berbagai macam masakan khas di berbagai penjuru Indonesia yang lahir di kota Kudus, biasa dipanggil Mas Amir. Whatsapp saya 0897-9240-181

Makanan Khas Bali yang Legendaris dan Terkenal

15 min read

makanan khas bali ayam betutu

Makanan Khas Bali – Pulau Bali juga dikenal dengan sebutan “Pulau Dewata”. Ya, karena memang mayoritas penduduk Bali di sana beragama Hindu. Memang tradisi agama Hindu yang ada di Bali sungguh sangat kental sekali, itu terlihat jelas dari masyarakatnya yang masih menjunjung tinggi acara-acara adat dan keagamaan bercorak Hinduisme.

Di samping corak Hinduisme yang masih menjadi ciri khas masyarakat Bali, Bali juga masih terkenal dengan berbagai tempat wisatanya yang begitu mempesona. Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang ke Bali yang tertarik untuk menikmati keindahan alam Bali. Taruhlah misalnya Pantai Kuta, Pantai Sanur Denpasar, Pura Tanah Lot, Pantai Jimbaran dan lainnya.

Makanan Khas Bali Halal

Tetapi tak lengkap rasanya apabila wisata ke Bali namun tidak mengenal apa saja makanan khas Bali yang terkenal namun tetap halal. Ketika kamu mengunjungi suatu daerah, pastinya kamu juga harus mencicipi masakan khas yang ada di daerah tersebut bukan? Nah termasuk kuliner Bali kamu juga wajib mencicipinya. Berikut ini list makanan Bali yang bisa kamu cicipi.

1. Bebek Ayam Betutu Bali

makanan khas bali
susan_gracia (instagram)

Ayam atau bebek betutu Bali adalah salah satu makanan khas Pulau Dewata halal yang sayang jika tidak dicoba. Menu makanan ini memiliki rasa pedas dengan rempah-rempah yang khas. Ayam betutu Bali dibuat dari bahan utama daging ayam, namun kamu bisa menggantinya juga dengan daging bebek.

Bumbu dan rempah-rempah yang dibutuhkan dalam membuat masakan khas Bali ayam betutu ini yaitu kencur, daun salam, batang serai, minyak kelapa, air kelapa, kaldu bubuk, bawang merah dan putih, cabai, kemiri sangrai, lengkuas, jahe, terasi, dan kunyit.

Bumbu dan rempah-rempah dicincang kasar, lalu dimasukkan ke dalam wajan untuk diolah hingga tercium aroma wangi dan sedap. Sementara daging ayam/bebek dimasak dengan cara direbus bersama air kelapa hingga lunak.

Ada yang unik dari penyajian makanan khas Bali ayam betutu yaitu disajikan di atas piring dengan dasar rebusan daun singkong dan ditaburi dengan bumbu cincang yang sudah diolah dengan cita rasa khas pedas, cocok bagi kamu pecinta makanan pedas.

Ada beberapa wisata kuliner ayam/bebek betutu Bali yang bisa kamu kunjungi, diantaranya: Ayam Betutu Pak Man yang berada di Jalan Kubu Anyar No.72X, Kuta, Badung atau bisa juga berkunjung ke Ayam Betutu khas Gilimanuk di Jalan Wolter Monginsidi Nomor 63A.

2. Nasi Tepeng

makanan khas bali adalah
gianyardaily (instagram)

Nasi tepeng terbuat dari bahan utama beras yang diolah hingga berbentuk seperti bubur. Makanan sehat dan halal ini disajikan dengan tambahan sayuran seperti daun singkong, daun kelor, kacambah, dan kacang panjang. Sayuran tersebut dicuci dan direbus setengah matang, sehingga lebih gurih dan terlihat segar, selanjutnya dicampurkan dengan kelapa parut lengkap. Tak lupa tambahan potongan ayam dan kaldu ayam dengan bumbu khas Bali. Di atasnya ditambahkan sambal matah yang menggugah selera, cocok untuk kamu pecinta kuliner pedas.

Umumnya nasi tepeng disajikan di atas daun pisang. Walaupun terkesan sederhana, akan tetapi hal inilah yang membuat aroma nasi tepeng panas di atas daun pisang tercium lezat dan nikmat. Ada salah satu lokasi terbaik yang bisa kamu kunjungi untuk menikmati makanan khas Bali Nasi Tepeng yakni di warung “Nasi Campur Bali Sukreni” yang berada di Jl. Kediri, Kuta, Bali.

3. Lawar Ayam Halal Bali

makanan khas bali halal
nomnombali (instagram)

Tak hanya nasi tepeng yang akan memanjakan lidahmu. Kamu juga bisa menikmati Nasi Lawar saat berwisata ke Bali dengan cita rasa pedas dan lezat. Ini merupakan makanan khas daerah Pulau Dewata yang paling banyak diserbu wisatawan. Lawar dibuat dari bahan-bahan sederhana yang mudah ditemui, diantaranya daging ayam, kacang panjang, kelapa yang sudah diparut, bawang putih dan merah, dan rempah-rempah lainnya.

Proses pengolahan Lawar ayam dilakukan dengan cara dikukus. Sayuran dan bumbu dicampur menjadi satu, ditambahkan ayam suwir dan kaldu ayam, kemudian dibungkus menggunakan daun pisang. Selanjutnya dikukus hingga 30 menit, sehingga bumbu dan rempah-rempah dapat meresap secara sempurna.

Makanan khas Bali Lawar ayam halal ini cocok disajikan dengan nasi hangat dan perasan jeruk nipis di atasnya. Saat kamu berkunjung ke Bali, jangan lupa mampir ke kedai nasi lawar ayam seperti di “Nasi Lawar Ayam Bu Made” yang terletak di Jl. Nangka Gang Murai, No. 40 Tonja, Denpasar Utara, Bali. Bisa juga berkunjung ke “Nasi Lawar Ayam” yang berlokasi di Jl. Gunung Andakasa, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Bali.

4. Lak-Lak Bali

makanan khas bali ayam betutu
haytien04 (instagram)

Bali bukan hanya menawarkan keindahan alamnya. Kuliner khas Bali juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang. Salah satunya kehadiran Lak Lak Bali yang bisa dijadikan camilan khas sambil menikmati keindahan wisata. Sekali mencoba, kamu akan ketagihan karena kelezatan rasanya.

Lak Lak khas Bali yang sudah jelas halal ini terbuat dari bahan utama tepung beras. Adonan dibuat dengan warna putih atau hijau, dimana warna hijau dibuat dari pewarna alami yakni air daun pandan. Proses pengolahannya menggunakan cetakan serabi tanah lihat, sehingga hasilnya akan tampak berlubang/cekung dibagian permukaannya. Makanan khas Bali ni disajikan cukup bersamaan dengan taburan kelapa parut dan saus gula merah. Rasanya yang manis cocok bagi kamu pecinta kuliner manis.

Tak perlu bingung tempat mana yang bisa dikunjungi untuk menikmati kuliner Lak Lak Bali. Kamu bisa berkunjung ke “Warung Mia – LakLak Bali” yang berkolasi di Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali. Tak kalah terkenalnya, “LakLak Bali Rama” juga bisa kamu kunjungi untuk menikmati Lak Lak Bali. Tempat makan tersebut terletak di Jl. Panji No.47, Dalung, Kec. Kuta Utara, Badung, Bali.

5. Nasi Jinggo

makanan khas bali yang terkenal
lilisucipto (instagram)

Pernahkah kamu makan “nasi kucing” yang cukup terkenal di Jawa Tengah? Nah, Bali juga memiliki makanan khas yang porsinya seperti nasi kucing yakni Nasi Jinggo. Makanan tersebut dibuat dari bahan utama beras yang diolah menjadi nasi dan disajikan dengan aneka lauk.

Lauk yang umumnya ada di dalam Nasi Jinggo yaitu mie goreng, serundeng, dan ayam suwir. Rempah-rempah yang dibutuhkan untuk mengolah ayam suwir diantaranya cabai merah keriting, caba merah besar, bawang merah dan putih, kunyit, kencur, kemiri, dan lengkuas.

Sementara sambal yang digunakan merupakan sambal terasi yang diolah dengan tambahan bumbu-bumbu lainnya. Penyajiannya cukup simpel, nasi di letakkan di atas daun pisang dan dilengkapi dengan lauk di atasnya. Cita rasa pedas yang berasal dari sambal terasi dan bumbu ayam suwir dalam Nasi Jinggo benar-benar akan membuatmu ketagihan.

Bagi kamu pecinta makanan khas Bali dengan rasa pedas, kamu bisa menikmati Nasi Jinggo saat berlibur ke sana. Nikmati kuliner Nasi Jinggo Bali halal ini yang berada di Jl. Thamrin No. 67, Pemecutan, Denpasar Barat, Bali atau bisa juga datang ke warung makan “Warung Jinggo Jimbaran” yang beralamat di Jl. Raya Uluwatu 1 No. 121, Kuta Selatan, Jimbaran Bali.

6. Rujak Bulung

makanan khas bali adalah
ideresep.tv (instagram)

Umumnya rujak dibuat dari bahan dasar aneka buah-buahan, namun bagaimana dengan Rujak Bulung? Rujak unik khas Bali yang patut kamu coba. Makanan ini dibuat dari bahan dasar rumput laut Bulung Boni. Selain rasanya yang lezat, rumput laut Bulung Boni juga memiliki manfaat untuk kesehatan yakni membantu mengeluarkan racun di dalam tubuh dan kaya serat.

Rujak Bulung memiliki tekstur kenyal seperti jelly dan disajikan dengan kuah pindang, cabai rawit, serta parutan lengkuas sebagai rempah-rempah yang khas. Proses pembuatan makanan khas Bali Rujak Bulung tergolong cukup simpel. Masukan rumput laut ke dalam kuah pindah, tambahkan air jeruk lemo dan kacang tolo yang telah digoreng. Rasakan perpaduan rasa manis, gurih, pedas yang tersaji dalam sepiring Rujak Bulung.

Jika ingin mencoba rujak bulung kamu bisa berkunjung ke rumah makan “Dagang Rujak Pindang Nasi Goreng dan Bulung” di Pemogan, Kec. Denpasar Selatan, Bali. Atau bisa juga mampir ke “Warung Rujak Buk Nyoman” di Jl. Gunung Kerinci, No.16 B, Pemecutan Kec. Denpasar Barat, Bali.

7. Tipat Tahu Gerenceng

makanan khas bali halal
ayu_dyah_satyawati (instagram)

Tipat Tahu Gerenceng khas Bali menyerupai ketoprak atau gado-gado yang sering kita temui diberbagai kota. Tahu yang sudah digoreng matang, dipotong-potong berbentuk kotak seperti dadu. Kemudian disajikan dalam piring dan disiram dengan bumbu kacang atau bumbu petis. Tak hanya berisi tahu, Tipat Tahu Gerenceng ini dilengkapi dengan kecambah atau tauge, seledri cincang, bawang goreng, dan kerupuk (biasanya menggunakan kerupuk udang). Bahkan, beberapa diantaranya juga menambahkan telur dadar sebagai pelengkap.

Bagaimana dengan rasanya? Tidak diragukan lagi, rasa makanan khas Bali ini benar-benar lezat dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan manis. Bagi kamu yang ingin mencoba mencicipi Tipat Tahu Gerenceng, kamu bisa mampir ke Warung Tipat Tahu Grenceng yang berada di Jl. Dr. Sutomo, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Bali.

8. Sate Plecing Bali

makanan khas bali ayam betutu
infodenpasar (instagram)

Apa kuliner favoritmu saat berkunjung ke Bali? Jika masih bingung, kamu bisa mencoba salah satu makaanan lezat dari Bali yakni Sate Plecing Bali. Sudah terbayang bagaimana bentuk dan rasanya? Sekilas penampilannya memang seperti sate pada umumnya. Sate Plecing mempunyai cita rasa pedas yang menggugah selera dengan bumbu sambal plecing yang khas.

Dading yang pakai beranekaragam, mulai dari daging sapi, ayam, kambing, hingga daging babi. Sate plecing daging babi menjadi menu yang banyak diminati wisatawan, namun jika kamu tidak ingin memakan daging babi, kamu bisa memilih daging lainnya. Potongan daging ditusuk dan disusun rapi pada tusuk sate, kemudian dipanggang/bakar hingga matang. Sementara, bumbu plecing yang digunakan terbuat dari cabai, kemiri, terasi, bawang putih, dan tomat. Bahan-bahan tersebut dihaluskan secara tradisional yakni dengan cara diulek.

Tertarik untuk mencoba makanan khas Bali sate plecing? Ada salah satu warung sate plecing yang bisa kamu kunjungi di Bali, yakni Sate Plecing Singaraja Warung Dharma yang berada di Jl. Gn Agung No. 170 Denpasar.

9. Sudang Lepet

makanan khas bali dan penjelasannya
sudanglepetsangsitkhasbuleleng (instagram)

Bagi kamu pecinta sea food, coba sesekali nikmati Sudang Lepet saat berkunjung ke Bali. Kuliner khas Bali Sudang Lepet merupaka makanan khas dari ikat laut yang dioleh dengan cara dikeringkan. Proses pengolahannya dilakukan dengan cara sederhana, tidak menggunakan bahan pengawet. Meskipun begitu, ikan yang sudah dikeringkan tersebut mampu bertahan hingga 3 bulan.

Sudang Lepet disajikan dengan cara digoreng atau dipanggang. Saat proses pemanggangan/digoreng ditaburi sedikit minyak kelapa, garam, air perasan limau, dan cabai untuk menambah cita rasa pedas dan gurih. Setelah selesai dimasak, ikan disajikan dengan tambahan sayur kacang hitam (jukut udis). Sayur undis yang disajikan memiliki kuah berwana kehitam-hitaman, mirip seperti rawon Jawa Timur. Tak hanya itu saja, makanan khas Bali yang satu ini akan lebih nikmat jika disantap dengan nasi panas dan plecing kangkung.

Nikmati Sudang Lepet di berbagai warung makan Bali, seperti “Sudang Lepet Sangsit” yang berada di Jl. Raya Sangsit No. Br, Dinas Beji, Singajara, Bali atau “Warug Glory Buleleng Sudang Lepet” yang berada di Jl. Kamboja No. 22, Danging Puri Kangin, Denpasar Utara, Bali.

Baca Juga Makanan Khas Kudus

10. Jukut Urap Bali

makanan khas bali yang terkenal
snovi1710 (instagram)

Pernahkah kamu makan urap? Makanan yang terdiri dari beragam sayuran dan dicampur dengan sambal parutan kelapa. Di Jawa Tengah, urap dulunya digunakan untuk acara-acara tertentu seperti perayaan ulang tahun, pernikahan, selametan desa, dan sebagainya. Namun, seiring berkembangnya kuliner, urap menjadi makanan tradisional yang lebih modern dan mudah ditemui serta dijual di berbagai warung makan.

Sayuran yang dipakai untuk membuat urap umumnya kangkung, kacang panjang, kol, dan tauge. Sementara bumbu yang digunakan untuk membuat sambal kepala yaitu kelapa parut, bawang putih, cabai, terasi (dibakar), kencur, gula, dan sedikit minyak goreng atau minyak kelapa. Proses pengolahannya sangat sederhana, sayuran dicuci bersih dan direbus setengah matang. Jangan terlalu lama merebus, karena bisa membuat sayuran terlihat tidak segar atau layu. Setelah direbus, tiriskan sayuran tersebut.

Selanjutnya, buat bumbunya dan campurkan dengan parutan kelapa. Kukus kurang lebih 10 menit dan tumis sebentar untuk menambah kelezatan rasa. Sajikan urap di dalam piring dan taburi dengan bawang goreng. Biasanya piring yang digunakan sudah dilengkapi dengan alas daun pisang.

Jukut urap khas Bali ini bisa kamu nikmati di “Warung Nasi Bali Men Weti” yang berada di Jalan Letda Reta No.52, Dangin Puri Klod, Denpasar, Bali. Selain itu, kamu juga bisa mampir ke Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku yang juga menjual jukut urap. Tempat makanan khas Bali tersebut berada di Jalan Raya Kedawetan No. 18, Ubud, Bali.

11. Nasi Sela Bali

makanan khas bali adalah
tasteofheritage (instagram)

Nasi sela merupakan salah satu makanan Bali yang sayang jika dilewatkan. Kata “Sela” dalam bahasa Bali berarti Ketela. Dapat diartikan bahwa nasi sela adalah campuran nasi putih dengan ketela atau ubi yang sudah dipotong kecil-kecil. Tahukah kamu, ketela (Sela) pernah menjadi makanan utama masyarakat Bali ketika beras langka. Namun, kini campuran sela dan nasi menjadi makanan modern yang cukup menarik wisatawan.

Ubi yang digunakan sebagai campuran biasanya ubi kuning. Makanan khas Bali ini memiliki rasa manis dan gurih. Biasanya disajikan dengan ayam sisit, urap, dan sager (parutan kelapa yang sudah dicampur teri). Tak ketinggalan tambahan sambal matah, ayam betutu, dan pindang sebagai lauknya.

Kamu bisa menikmati makanan khas Bali nasi sela di Warung Makan Nasi Sela Blenger yang terletak di Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali. Bisa juga mampir ke Warung kaan Nasi Sela Men Jojon, yang berlokasi di Jalan Raya Gerih, Abiansemal, Badung, Bali.

12. Bebek Bengil Bali

makanan khas bali yang terkenal
xiaopangpannie (instagram)

Bebek Bengil cocok bagi kamu pecinta kuliner daging bebek. Jadikan liburanmu ke Bali lebih berkesan dengan mencoba salah satu kuliner khas Bebek Bengil Bali. Nama “Bengil” dalam bahasa Bali artinya “Kotor”. Namun, bukan berarti menunya kotor lho. Hidangan bebek bengil khas Bali ini terdiri dari daging bebek yang digoreng dan disajikan dengan nasih putih, sambal matah, dan lawar. Selain itu, kamu juga bisa request kentang tumis dan salad sebagai pelengkap menu.

Soal rasa tak perlu diragukan lagi, daging bebek ini terasa lebih renyah sampai ketulang-tulangnya. Kenapa bisa begitu? Rasa renyah tersebut dikarenakan, sebelum digoreng daging bebek direbus hingga 4 jam kemudian direndam dengan bumbu selama 12 jam. Proses pengolahannya memang cukup lama, tetapi hasil makanannya memiliki cita rasa yang luar biasa.

Selanjutnya, daging bebek ditiriskan, barulah digoreng hingga berwarna coklat kekuning-kungingan. Daging bebek yang diolah juga tidak sembarangan, melainkan dipilih dari bebek yang sudah cukup umur dan memiliki berat sekitar 1 kg. Hal ini bertujuan untuk membuat daging bebek yang akan diolah tidak hancur (karena umur bebek terlalu muda) atau keras (karena bebek terlalu tua).

Makanan khas Bali Bebek Bengil bisa kamu jumpai di ITDC Complex, Lot C-0, Pantai Nusa Dua, Kuta Selatan. Atau kamu bisa juga berkunjung ke warung makan Bebek Bengil di Padang Tegal, Jl. Hanoman, Ubud, Bianyar, Bali.

13. Batun Bedil Bali

makanan khas bali adalah
lianawicaksana (instagram)

Kamu pecinta makanan manis? Jika ya, kamu perlu coba makanan asli dari Bali Batun Bedil. Makanan ini dibuat dari bahan utama tepung beras ketan dan tepung kanji. Sekilas, makanan ini menyerupai bubur candil yang terkenal di Jawa Tengah. Batun Bedil termasuk dalam makanan tradisional yang memiliki rasa kenyal dan disajikan dengan kuah gula merah dan parutan kelapa. Perpaduan rasa manis, gurih, dan kenyal menjadi salah satu hal yang menggugah selera.

Selain tepung ketan dan tepung kanji, ada beberapa bahan tambahan yang digunakan untuk membuat makanan ini yakni tepung beras, daun pandan, garam, dan air kapur sirih. Sedangkan untuk kuahnya menggunakan gula merah (gula jawa) yang disisir (diiris tipis-tipis), dan panaskan dengan air, santa kelapa, dan daun pandan hingga gula mencair.

Proses pengolahan Batun Bedil dilakukan dengan cara sederhana, tepung ketan, tepung beras, dan tepung kanji dibuat adonan menggunakan air kapur sirih dan air hangat. Bentuk adonan menjadi bulat pipih, lalu masukkan ke dalam air mendidih. Masak hingga matang (sampai adonan mengapung), kemudian angkat dan tiriskan.

Selanjutnya, campurkan adonan Batun Bedil dengan kuah gula merah yang sudah dicairkan. Sajikan dalam mangkuk dan tambahkan taburan parutan kelapa. Makanan ini dulunya banyak dijumpai di pasar-pasar tradisional. Namun, seiring berkembangnya zaman dan inovasi, Batun Bedil banyak dijual diberbagai tempat makan dan disajikan secara modern. Makanan khas Bali Bantul Bedil bisa kamu salah satunya di warung makan yang berada di Pasar Kreneng, Jl. Kamboja, Denpasar Bali.

14. Tipat Cantok Bali

makanan khas bali halal
warungbu_iluh (instagram)

Rasanya kurang afdol jika liburan di Bali tidak sembari menikmati kuliner khas disana. Jangan lewatkan salah satu makanan khas terkenal di Bali yakni Tipat Cantok. Sebenarnya, makanan ini menyerupai gado-gado atau ketoprak yang sering kita temui diberbagai kota.

Tipat Cantok dikenal juga dengan sebutan ketupat sayur khas Bali yakni ketupat yang disajikan dengan aneka sayur dan sambal kacang. Bumbu khas tipat cantok dibuat dari kacang tanah, bawang putih, cabai, kencur, jeruk limau, dan gula merah. Ada juga yang menambahkan terasi udang atau bumbu taoco sebagai penyedap rasanya.

Uniknya, ketupat tersebut dibungkus menggunakan janur (daun kelapa), sehingga memiliki rasa dan aroma yang khas. Sementara sayuran yang digunakan sebagai campuran ketupat yakni kacang panjang, kangkung, tauge, tahu, dan tambahan kacang tanah yang telah digoreng.

Rebus sayuran, usahakan tidak terlalu matang agar warnanya tetap terlihat segar dan rasanya lebih gurih. Potong ketupat, sajikan di dalam piring, tambahkan sayuran dan siram dengan sambal kacang. Tak lupa, tambahkan kerupuk dan bawang goreng di atasnya.

Jika kamu tertarik mencobanya, kamu bisa berkunjung ke “Warung Tipat Cantok Aulia” yang beralamat di Jl. Tukad Batanghari, No.58 Panjer, Denpasar Selatan, Bali.

15. Sate Languan Bali

mala_astawa (instagram)

Sate menjadi makanan favorit kebanyakan orang di tanah air. Di Bali kamu juga bisa menemukan sate yang cukup unik dan khas yakni Sate Languan Bali. Sate lilit khas Bali ini dibuat dari berbagai macam daging, mulai dari daging ayam, sapi, ikan, hingga daging kerbau. Sebagai makanan tradisional khas Bali, Sate Langunan bertekstur empuk, gurih, dan pedas karena sambalnya.

Proses pengolahannya mirip dengan sate pada umumnya, daging ditumbuk hingga halus dan dililitkan pada tusuk sate, kemudian dimasak dengan cara dipanggang menggunakan bara api yang terbuat dari tempurung kelapa yang dibakar. Biasanya disajikan dengan nasi putih panas. Khusus untuk sate lilit ikan, jenis ikan yang digunakan yaitu ikan tongkol dan ikan tenggiri. Untuk proses pembuatannya sama seperti sate lilit daging lainnya.

Salah satu tempat nongkrong yang cocok untuk menikmati makanan khas Bali ini yaitu di warung makan “Sate Langunan” yang terletak di Gg. VIII No. 6, Pedungan, Kec. Denpasar Selatan, Bali.

16. Rujak Kuah Pindang

soraya_hasjim (instagram)

Di Bali kamu tak akan menjumpai rujak dengan sambal gula merah, seperti rujak di Jawa pada umumnya. Kamu bisa menikmati rujak dengan kuah yang berbeda di Bali. Rujak kuah pindang memiliki kuah yang berasal dari rebusan air ikan pindang. Bisa juga menggunakan ikan tuna, lemuru, atau sarden yang kemudian dicampurkan dengan gula merah/gula putih serta terasi.

Jangan khawatir rasanya akan amis, walaupun berasal dari kuah ikan, rasa kuah rujak tidak terasa amis karena saat merebus diberi daun salam dan serai. Untuk buahnya sendiri sangat beragam, mulai dari nanas, mentimun, pepaya setengah matang, mangga muda, kedondong, dan bengkoang. Buah-buahan tersebut di potong agak tipis seperti buah rujak pada umumnya.

Bagaimana dengan rasanya? Kamu akan merasakan rasa gurih, pedas, asam, dan segar saat menyantapnya. Jika ingin menikmati rujak kuah pindang khas Bali, kamu bisa berkunjung ke salah satu warung makan “Depot Rujak Kuah Pindang VIP” yang berada di Jalan Raya Kuta 109 B, Badung, Bali. Makanan khas Bali ini bisa juga kamu temui di “Warung Siki Rujak Kuah Pindang & Tipat Cantok” yang beralamat di Jl. Kartanegara, No. 99, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Bali.

17. Serombotan

balifooddestination (instagram)

Pernahkah kamu mencoba Serombotan khas Bali? Ini merupakan pecel khas Bali, tepatnya berasal dari daerah Klungkung. Layaknya pecel pada umumnya, Serombotan terdiri dari aneka sayuran seperti kangkung, tauge, bayam, kacang panjang, terong bulat, serta kacang-kacangan. Jenis kacang yang digunakan yaitu kacang tanah, kacang gude, kacang merah, dan kacang hijau. Sedangkan sambal yang digunakan yaitu sambal kelapa dan sambal kacang dengan rasa yang pedas.

Proses pembuatannya cukup simpel, layaknya membuat pecel Jawa. Aneka sayuran segar dicuci bersih dan direbus hingga matang, tetapi jangan terlalu matang agar warna sayuran tetap segar. Rebus pula kacang-kacangan hingga matang. Sembari merebus, buat sambal kelapa dengan cara kelapa diparut dan dikukus sebentar, lalu dicampurkan dengan sambal cabai. Jika ingin menggunakan sambal kacang, ulek kacang tanah yang sudah disangrai dengan bumbu cabai. Cairkan sambal kacang dengan air putih secukupnya.

Taruh sayuran yang sudah matang, tambahkan sambal kelapa di atasnya atau siram dengan sambal kacang. Serombotan siap disajikan dengan ketupat atau nasi putih yang masih panas. Nikmati makanan khas Bali Serombotan yang akan membuatmu ketagihan. Nah, kamu bisa menikmati Serombotan di berbagai tempat makan khas Bali, seperti pusat wisata di Denpasar dan Kuta.

18. Be Sisit

dapoersikoko (instagram)

Pernahkah kamu makan masakan nusantara Ayam Suwir Kemangi? Daging ayam yang disuwir atau dipotong kecil dan tipis-tipis dengan bumbu kemangi. Di Bali juga ada makanan yang mirip dengan Ayam Suwir Kemangi lho, namanya Atam Pelapah atau dikenal juga dengan sebutan Be Sisit.

Makanan khas Bali ini menjadi salah satu kuliner favorit, khususnya bagi mereka pecinta Ayam Suwir Kemangi. Terbuat dari bahan utama ayam kampung atau ayam negeri. Sementara bahan tambahan yang dibutuhkan yaitu serai, lengkuas, daun jeruk purut, daun salam, jeruk limau (diambil airnya), garam, penyedap rasa atau kaldu, santan kelapa, gula pasir, dan daun kemangi.

Selain identik dengan daun kemangi, Be Sisit memiliki cita rasa yang khas karena bumbunya. Bumbu halus yang digunakan terbuat dari rempah-rempah seperti bawang merah dan putih, cabe merah, kencur, kunyit, dan cabai. Masakan ini memiliki rasa pedas dengan rempah-rempah yang khas.

Proses memasak makanan khas Bali ini memang bukanlah hal yang singkat, namun tergolong mudah. Daging ayam yang sudah dibersihkan, direbus dengan air mendidih. Setelah daging ayam direbus hingga matang dan empuk, angkat lalu tiriskan. Selanjutnya, daging disuwir-suwir dan digoreng.

Siapkan bumbu halus dan tumis hingga tercium aroma harum. Masukkan suwiran daging ayam yang sudah digoreng, tambahkan sedikit air, air jeruk limau, gula putih, garam, dan penyedap rasa. Aduk merata, dan diamkan beberapa menit sampai air agak asat sehingga bumbu meresap ke dalam daging. Terakhir, masukan daun kemangi, aduk-aduk dan segera angkat, agar daun kemangi tidak gosong.

Selain dikenal sebagai lalapan dan menghilangkan bau mulut, kemangi juga baik untuk kesehatan. Pasalnya, kemangi bermanfaat untuk kesehatan jantung, menurunkan kadar gula darah, mengatasi sembelit, sakit kepala, hingga flu. Makanan ini tak akan membuat dirimu kenyang, akan tetapi membantu menjaga kesehatan.

Nah, Ayam suwir khas Bali atau Be Sisit bisa kamu temukan diberbagai warung makan, salah satunya warung Men Rendra yang berada di kawasan Jalan Kepundung Denpasar, tidak jauh dari Titik Nol Patung Catur Muka Denpasar. Nikmati liburanmu di Bali dengan kuliner Ayam Suwir khas Bali.

Baca Juga Makanan Khas Kebumen

19. Entil

ekagiri04 (instagram)

Tahukah kamu, “Entil” merupakan salah satu makanan khas Bali yang sangat unik. Makanan ini tergolong sebagai masakan tradisional yang memang tidak terlalu terkenal di Bali. Walaupun begitu, bukan berarti rasanya meragukan lho. Kuliner khas Bali ini terdiri dari lontong, sayuran, dan kuah kaldu.

Hampir menyerupai lontong pada umumnya yang dibungkus dengan daun pisang atau daun kelapa. Lontong Entil dibungkus dengan daun Telengidi. Daun tersebutlah yang membuat makanan tersebut menjadi lebih nikmat dan beraroma khas. Lontong yang sudah matang berwarna hijau, warna tersebut berasal dari warna alami daun Telengidi.

Proses pembuatannya sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebelum disajikan, kita perlu memasak lontong terlebih dahulu. Beras yang sudah dicuci bersih, dibungkus dengan daun Telengidi dan dikukus hingga matang.

Setidaknya membutuhkan waktu sekitar 3 jam hingga lontong benar-benar matang, sehingga tidak mudah basi meskipun didiamkan beberapa hari. Berbeda dengan lontong yang umumnya dibuat bentuk bulat, lontong Entil cenderung dibuat lebih pipih/tipis dan sedikit lebar.

Entil diolah secara sederhana menggunakan tungku bukan kompor gas. Bahkan, uniknya kayu yang dibakar untuk memasak lontong tersebut dipilih dari kayu pilihan, yakni kayu kopi. Selain menghasilkan bara api yang membara dan awet, kayu kopi juga menciptakan aroma yang lebih harum dan mempu mempengaruhi cita rasa Entil makin lezat.

Setelah lontong matang, disajikan ke dalam piring, ditambahkan dengan urap yang terdiri dari sayur bayam, tauge, kacang panjang, sambal goreng, dan sambal kelapa, kemudian disiram dengan kuah santan. Kamu bisa menemukan makanan khas Bali ini diberbagai warung makan tradisional yang berada di Kawasan Pupuan, Bali.

20. Tum Ayam Bali

welina_tandiari (instagram)

Nikmati liburanmu di Bali dengan mencoba kuliner khas Bali Tum Ayam. Bagi kamu yang belum pernah mencoba makanan ini, jangan lewatkan untuk menikmatinya. Tum Ayam Bali dibuat dari bahan utama daging ayam yang dicincang dan dicampurkan dengan kelapa parut.

Tak lupa diberi bumbu rempah-rempah seperti bawang merah dan putih, lengkuas, kunyit, dan sebagainya. Kemudian dibungkus menjadi satu menggunakan daun pisang dan dikukus. Cita rasa dari masakan ini identik dengan rasa gurih yang berasal dari parutan kelapa bercampur daging ayam.

Sebenarnya, masakan Tum memiliki filosofi tersendiri. Pasalnya, bungkusan tum tersebut haruslah rapi dan rapat, sehingga isi di dalamnya tidak tumpah atau berantakan ketika dikukus. Makna masakan tum yakni “instrospeksi diri”. Sebelum melihat kesalahan orang lain, lihatlah kesalahan yang ada pada diri kita sendiri. Sebelum memperbaiki atau mengomentari kesalahan orang lain, perbaiki diri sendiri terlebih dahulu.

Untuk proses pembuatan makanan Tum Ayam Bali ini tidaklah sulit. Selain bisa menikmatinya langsung di Bali, kamu juga bisa lho memasaknya sendiri dirumah. Bahan utama yang dibutuhkan adalah daging ayam, kelapa parut, dan daun pisang. Sementara bumbu rempah-rempah yang perlu disiapkan yaitu bawang merah, bawang putih, jahe, cabai, sereh, daun salam, lada, terasi, kemiri, kencur, dan garam.

Nah, untuk proses pengolahannya sendiri tergolong mudah dan sederhana. Caranya, daging ayam yang sudah dihilangkan tulangnya, dipotong-potong. Buat bumbu halus dengan cara diblender maupun diulek dan campurkan dengan daging ayam tersebut. Aduk merata, tambahkan sedikit air putih, santan, dan kelapa parut. Bungkus dengan daun pisang dan kukus hingga matang. Biasanya Ayam Tum disajikan dengan nasi putih panas. Mudahkan?

Jika ingin menikmati Ayam Tum khas Bali, kamu bisa berburu kuliner diberbagai warung makan tradisional di Bali. Nikmati kelezatan Ayam Tum yang tak tertandingi.

Itu dia makanan khas Bali yang halal sekaligus terkenal yang bisa kamu jadikan referensi ketika berkunjung wisata ke Bali. Barangkali sebagian kamu ada yang penasaran ingin mencicipi kuliner Bali, silahkan pilih saja salah satu makanan yang sudah silausurya.com rekomendasikan diatas. Makasih!

Amirul Mukminin Penikmat berbagai macam masakan khas di berbagai penjuru Indonesia yang lahir di kota Kudus, biasa dipanggil Mas Amir. Whatsapp saya 0897-9240-181

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *